Here we are❣
The end of 2018, something un-expected happen
Awalnya, pengen temu kangen bersama teman smp Afrina alias gimbal Hehehhe (panggilan zaman smp), itu pun mendadak wkwkwk seharusnya awal januari...eh malah 27 desember (hari ini), itupun malam jam 19.00 hm:) terniat sih dia dari pancur batu city ke rumahku.
Dan, waktu set janjian...
Afrina "nez sebung yok"
Inez "sebung,ayok! Kapan?"
Afrina "hari ini,30 bungkus aja dulu"
Inez "boleh,siang yaa...malam banget nanti"
Afrina "wess malam ae, siang nanti di rebutin"
Inez "iyapulak ya,oke"
Kurang lebih begitu pesan kami wkwkwk.
Kami mengetahui istilah "Sebung" seribu nasi bungkus ini dari komunitas yang ada di Surabaya tempat afrina menuntut ilmu sekarang.... ya kami selalu sharing kegiatan kami selama kuliah jika kami berkomunikasi wkwkwkw , dan aku juga udah pernah ikut kegiatan itu waktu mei tahun 2018 di Surabaya (saat mengunjungi kota itu) dan aku ber Syukur banget bisa mengikuti kegiatan itu dan ketemu orang-orang baru dan semuanya itu anak muda gitu jadi salut deh sama anak muda kota itu, yang mau menyempatkan waktu istirahat nya untuk berbagi ratusan nasi, kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat dan titik kumpulnya di Perpustakaan Universitas Airlangga B dan mulai ngebagiin nasinya itu jam 11 malam keatas sampai jam 1 gitu. yup malam sampai dini hari HAHHAAH tapi, amankok kita bareng-bareng alias nebeng, but it was really new experiences dan recommended banget hehehe.
Kami mengetahui istilah "Sebung" seribu nasi bungkus ini dari komunitas yang ada di Surabaya tempat afrina menuntut ilmu sekarang.... ya kami selalu sharing kegiatan kami selama kuliah jika kami berkomunikasi wkwkwkw , dan aku juga udah pernah ikut kegiatan itu waktu mei tahun 2018 di Surabaya (saat mengunjungi kota itu) dan aku ber Syukur banget bisa mengikuti kegiatan itu dan ketemu orang-orang baru dan semuanya itu anak muda gitu jadi salut deh sama anak muda kota itu, yang mau menyempatkan waktu istirahat nya untuk berbagi ratusan nasi, kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat dan titik kumpulnya di Perpustakaan Universitas Airlangga B dan mulai ngebagiin nasinya itu jam 11 malam keatas sampai jam 1 gitu. yup malam sampai dini hari HAHHAAH tapi, amankok kita bareng-bareng alias nebeng, but it was really new experiences dan recommended banget hehehe.
dan singkat cerita , kami pergi membeli nasi sekitar pukul 19.15 san kalau ga salah... diwarung nasi langganan oeee...
Tapi, karena udah lewat jam makan malam...kami hanya membeli 12 nasi bungkus dan airminum karena warungnya juga hampir habis lauknya -__-
Dengan banyak pertanyaan,sampai-sampai mas-mas jualannya ketawa :) wkwkwk meladeni pertanyaan kami
"Mas ini dapat minum kan?"
"Mas kuahnya tahan berapa lama?"
"Mas kuahnya pisah aja ya"
"Mas bonus es teh manisnya ga boleh 2?"
"Mas tandai yang mana ayam ini,mana ayam itu,ayam ayam"
Okayy, ekspedisi dimulaiiiiii Eaaaa
Aku dan afrina hanya ber 2 boncengan dengan motor kesayangan ku wkwkwk,
Pertama kami menyusuri Jl T.Amir Hamzah....sasaran kami sih, orang-orang yang kurang mampu seperti tukang becak,pengemis dsb.
Dan orang pertama yang kami hampiri adalah seorang bapak yang berjualan kerupuk di dekat lembur kuring , bapak tersebut berjualan dengan bantuan tongkat :'( ia,mengalami kebutaan akibat katarak di kedua matanya.
setelah kami memberinya nasi bungkus dan air mineral, ia mengucapkan "Terimakasih ya nak,sehat-sehat selalu."
Selanjutnya, kami berkeliling di daerah sei-kambing dan kapten muslin,berharap ada mereka yang mungkin kerja dimalam hari membersihkan jalan atau pasar.
ternyata, sepi gitu-_- sempat bingung dong mau kemana lagi, tapi saat melewati perempatan kita ngambil jalan belok kiri (langsung) dan ternyata di lampu merah itu ada seorang bapak sedang mengemis dan kita cari jalan untuk mutar balik dan memberinya hal yang sama. Ia pun mengatakan "terimakasih banyak ya dik" bapak itu mempunyai tangan yang kurang sempurna di pergelangan tangannya.
masih banyak nasi bungkus yang harus kami beri, selanjutnya aku kurang ingat ngasih kemana aja....ada bapak yang di jalan yang gelap gitu dengan kursi roda-nya,aku dan afrina sempat mikir...kemana ya keluarga bapak ini? benar-benar sendiri dia di jalan (belokan) yang gelap gitu.
Kemudian kami ke jalan gajah mada-nibung raya,di saat kami tiba kami melihat bahwa mereka udah pada makan gitu, ada beberapa yang belum...kami berhenti dan memberikan hal yang sama juga, Saat kami berhenti ada seorang bapak dari seberang jalan memanggil kami sambil menepuk tangannya dan berlari kearah kami "eh dek dek dek sini,saya dan teman-teman kami belum dapat bagilah", terus kami memikirkan hal yang sama dan langsung mengatakan "Maaf pak,kami udah ada target yang kami kasih"
terus dia merespon "Alaahhh bagi bagi nasi kok ditargetin,mana ada itu", kami menjawab nya lagi dengan "Maaf pak" terus kami pergi,sebenarnya ini yang kami takutkan sih mereka bisa bawa masa untuk mendapatkan nasi, bukan kami ga mau ngasih tapi kami melihat (dari luar) dia masih sehat banget dan muda... jadi ini kan benar-benar terbatas, jadi mau nya sampai di tangan yang pas. Hehehehehe
Kami pergi ke arah Medan mall,karena mengetahui disana banyak pasar yang mungkin ada juga yang baru selesai bekerja atau bapak/ibu yang membersihkan disekitar lokasi. Tapi saat di dalam perjalanan kami berhenti di pembuangan sampah gitu di pinggiran jalan dekat kereta api (ada di gambar) karena kami melihat ada beberapa bapak-bapak yang lagi bekerja (ada yang misah-misahkan sampah ini itu,ada yang lagi membuang,ada lagi yang mencari benda-benda di antara sampah itu untuk di kumpulkan lalu dijual) dan kami memberikan hal yang sama juga kepada mereka dan kebetulan pas tinggal 5 lagi (karena mereka juga 5) , saat itu juga aku berfikir (udah setengah ngelamun ngeliatin mereka)
"Mereka kok tahan ya dengan bau ini?" Suer, itu benar-benar bau karena tempat pembuangan beberapa sampah
"Di jam segini lagi, yang seharusnya ngumpul sama keluarga dirumah..."
"Tapi mereka jalani aja gitu"
Ya,karena mereka butuh uang untuk makan,keperluan hidup ini-itu.
Hidup itu memang begitu, semua orang mengisi porsinya masing-masing dalam kehidupan.
Agar bisa bertahan.
Duh aku sedih banget -_-
Dan lagi-lagi aku mengatakan "Hidup itu keras, tapi semua tergantung pilihanmu serta caramu melnjalaninya."
Mengapa aku dan afrina melakukan ini?
Karena banyak hal, Terbesarnya adalah karena untuk ucapan syukur dan kewajiban kami sebagai manusia.
Dengan bertemu banyak orang, berbagi kami sendiri belajar banyak hal (bener deh) salah satunya harus lebih lebih lagi bersyukur dan harus tegar ngadapin apapun yang bakalan menghadang langkahmu (karena aku pribadi mikirnya , "harus kuat nez,mereka (orang-orang yang ditemui) aja bisa kuat kamu juga harus bisa) kedengaran ambisius sih heheh tapi semoga positif dan terarahyaaaa.
Intinya kita ngelakuin hal kecil atau besar,harus benar-benar tulus jangan karena kepaksa atau malah untuk hal-hal yang kamu harapkan akan meningkatkan citra mu. "so poor you are dehhhh"
karena ga ada guna-nya sih kalau untuk begituan hehehehe,
Seperti aku dan afrina,kenapa pengen ngelakuin hal kecil atau sederhana ini,karena sebagai manusia ya kami juga pengen berbagi hal-hal yang membantu manusia lain (dan pengen aja gitu berbagi sama orang sekitar) walau hal kecil begini.
Just simple reason kok , dan ga mesti semua hal yang ingin dilakuin dengan banyak alasan hehehe
karena ucapan
karena "mungkin" dengan banyak alasan untuk ngelakuin hal-hal apapun pasti banyak juga tujuan nya hehehehe
"Terimakasih nak/dik semoga sehat-sehat selalu/murah rezeki dsb"
that's simple sentences,adem/senang/bahagia gitu dengarnya apalagi melihat raut wajah mereka,try it guys!
karena ademnya itu bikin nagih❣ poin-nya sih disitu :)
*noted : semuanya harus disasari ketulusan hati ya hehehehe
I do the same things kok, "berbagi atau sharing" konteksnya disini kalian para pembaca semoga kalian terinspirasi dan melakukan ya hehehehe.
Penasaran?
Penasaran dan bisa ngelakuin itu seru❣
setelah kami memberinya nasi bungkus dan air mineral, ia mengucapkan "Terimakasih ya nak,sehat-sehat selalu."
Selanjutnya, kami berkeliling di daerah sei-kambing dan kapten muslin,berharap ada mereka yang mungkin kerja dimalam hari membersihkan jalan atau pasar.
ternyata, sepi gitu-_- sempat bingung dong mau kemana lagi, tapi saat melewati perempatan kita ngambil jalan belok kiri (langsung) dan ternyata di lampu merah itu ada seorang bapak sedang mengemis dan kita cari jalan untuk mutar balik dan memberinya hal yang sama. Ia pun mengatakan "terimakasih banyak ya dik" bapak itu mempunyai tangan yang kurang sempurna di pergelangan tangannya.
masih banyak nasi bungkus yang harus kami beri, selanjutnya aku kurang ingat ngasih kemana aja....ada bapak yang di jalan yang gelap gitu dengan kursi roda-nya,aku dan afrina sempat mikir...kemana ya keluarga bapak ini? benar-benar sendiri dia di jalan (belokan) yang gelap gitu.
Kemudian kami ke jalan gajah mada-nibung raya,di saat kami tiba kami melihat bahwa mereka udah pada makan gitu, ada beberapa yang belum...kami berhenti dan memberikan hal yang sama juga, Saat kami berhenti ada seorang bapak dari seberang jalan memanggil kami sambil menepuk tangannya dan berlari kearah kami "eh dek dek dek sini,saya dan teman-teman kami belum dapat bagilah", terus kami memikirkan hal yang sama dan langsung mengatakan "Maaf pak,kami udah ada target yang kami kasih"
terus dia merespon "Alaahhh bagi bagi nasi kok ditargetin,mana ada itu", kami menjawab nya lagi dengan "Maaf pak" terus kami pergi,sebenarnya ini yang kami takutkan sih mereka bisa bawa masa untuk mendapatkan nasi, bukan kami ga mau ngasih tapi kami melihat (dari luar) dia masih sehat banget dan muda... jadi ini kan benar-benar terbatas, jadi mau nya sampai di tangan yang pas. Hehehehehe
Kami pergi ke arah Medan mall,karena mengetahui disana banyak pasar yang mungkin ada juga yang baru selesai bekerja atau bapak/ibu yang membersihkan disekitar lokasi. Tapi saat di dalam perjalanan kami berhenti di pembuangan sampah gitu di pinggiran jalan dekat kereta api (ada di gambar) karena kami melihat ada beberapa bapak-bapak yang lagi bekerja (ada yang misah-misahkan sampah ini itu,ada yang lagi membuang,ada lagi yang mencari benda-benda di antara sampah itu untuk di kumpulkan lalu dijual) dan kami memberikan hal yang sama juga kepada mereka dan kebetulan pas tinggal 5 lagi (karena mereka juga 5) , saat itu juga aku berfikir (udah setengah ngelamun ngeliatin mereka)
"Mereka kok tahan ya dengan bau ini?" Suer, itu benar-benar bau karena tempat pembuangan beberapa sampah
"Di jam segini lagi, yang seharusnya ngumpul sama keluarga dirumah..."
"Tapi mereka jalani aja gitu"
Ya,karena mereka butuh uang untuk makan,keperluan hidup ini-itu.
Hidup itu memang begitu, semua orang mengisi porsinya masing-masing dalam kehidupan.
Agar bisa bertahan.
Duh aku sedih banget -_-
Dan lagi-lagi aku mengatakan "Hidup itu keras, tapi semua tergantung pilihanmu serta caramu melnjalaninya."
Mengapa aku dan afrina melakukan ini?
Karena banyak hal, Terbesarnya adalah karena untuk ucapan syukur dan kewajiban kami sebagai manusia.
Dengan bertemu banyak orang, berbagi kami sendiri belajar banyak hal (bener deh) salah satunya harus lebih lebih lagi bersyukur dan harus tegar ngadapin apapun yang bakalan menghadang langkahmu (karena aku pribadi mikirnya , "harus kuat nez,mereka (orang-orang yang ditemui) aja bisa kuat kamu juga harus bisa) kedengaran ambisius sih heheh tapi semoga positif dan terarahyaaaa.
Intinya kita ngelakuin hal kecil atau besar,harus benar-benar tulus jangan karena kepaksa atau malah untuk hal-hal yang kamu harapkan akan meningkatkan citra mu. "so poor you are dehhhh"
karena ga ada guna-nya sih kalau untuk begituan hehehehe,
Seperti aku dan afrina,kenapa pengen ngelakuin hal kecil atau sederhana ini,karena sebagai manusia ya kami juga pengen berbagi hal-hal yang membantu manusia lain (dan pengen aja gitu berbagi sama orang sekitar) walau hal kecil begini.
Just simple reason kok , dan ga mesti semua hal yang ingin dilakuin dengan banyak alasan hehehe
karena ucapan
karena "mungkin" dengan banyak alasan untuk ngelakuin hal-hal apapun pasti banyak juga tujuan nya hehehehe
"Terimakasih nak/dik semoga sehat-sehat selalu/murah rezeki dsb"
that's simple sentences,adem/senang/bahagia gitu dengarnya apalagi melihat raut wajah mereka,try it guys!
karena ademnya itu bikin nagih❣ poin-nya sih disitu :)
*noted : semuanya harus disasari ketulusan hati ya hehehehe
I do the same things kok, "berbagi atau sharing" konteksnya disini kalian para pembaca semoga kalian terinspirasi dan melakukan ya hehehehe.
Penasaran?
Penasaran dan bisa ngelakuin itu seru❣

Komentar
Posting Komentar